Hello Rajuters :)
Selamat pagi untuk Knitter dan Crocheters :)
Biar singkat saya singkat Knitters & Crocheters jadi Rajuters, ya :), Hehe...
Jadi, hari ini saya akan sharing tentang bagaimana cara membuat stitch-stitch rata...
Sore kemarin saya merajut syal dengan lebar 30 st double crochet. I wonder how to make the stitch even...Bgaimana, ya, caranya agar permukaan pinngir kiri dan kanan rajutan saya rata?
Jadi, saya coba googling tuh...Nggak puas kalau cuma baca tulisan, jadi saya coba search di youtube...
Dan, saya berhasil menemukan video dari knitting & crochet expert yang berjudul How to Crochet Straight Edges?. Link-nya saya sertakan di bagian sumber postingan ini yak :)
Wow, I got a jackpot!
Jadi, dalam video itu, dibahas 2 metode untuk membuat pinggiran rajutan rata :)
Disini rajutan untuk contoh percobaan menggunakan 10 ch.
1. Cara Pertama:
Cara pertama adalah dengan memulai next row dari chain kelima dari hook. Jadi, 3 stitch pertama yang dibuat dari st terakhir row sebelumnya (ch nomor 4) dihitung sebagai st dan harus dilewati. DC selanjutnya dibuat pada lubang ch selanjutnya atau lubang kelima.
DC terakhir pada next row dibuat pada 3 ch terakhir row sebelumnya. Tanda panah menunujukkan titik DC terakhir dibuat.
Metode pertama memberikan hasil yang rata pada tepi kanan dan kiri rajutan.
Cara menghitung st yang sudah dibuat adalah dengan menghitung batang DC-nya (bagian berkurung kurawal). Jadi yang dihitung adalah bagian panjang antara ch row atas dan ch next row. Ada cara lain juga untuk menghitung st, yaitu pada bagian atas ch )bertanda panah). tapi menurut saya cara pertama lebih mudah.
Jika di awal yang dibuat adalah 10 ch, maka jumlah st DC yang dihasilkan adalah 11 DC.
2. Metode 2
Beberapa orang menginginkan cara berbeda untuk membuat sesuatu. Cara kedua diciptakan oleh perajut yang tidak ingin ada hole atau lubang pada bagian awal DC dimana kita melewati st yang terbentuk dari 3 ch row sebelumnya (bertanda panah). Mereka ingin lubang itu dapat dihilangkan.
Cara menghilangkan lubang itu adalah dengan mengisi stitch pangkal 3 ch pertama yang dilewati pada metode 1. Pada gambar, lubang tersebut adalah ch nomor 4 dari pangkal hook.
Karena DC dibuat double pada pangkal 3 chain pertama, maka DC terakhir tidak lagi dibuat di atas 3 ch terakhir row sebelumnya (bertanda panah). Tepi bagian terakhir row yang sedang dibuat tersebut dibiarkan tidak sama dengan row sebelumnya,
Metode 2 menghasilkan hasil seperti zig zag pada pinggiran rajutan. Gambar di bawah adalah perbandingan metode 1 dan metode 2. Metode 1 menghasilkan pinggiran rajutan yang rata sedangkan metode 2 kelihatan tidak rata tapi agak zigzag. Tetapi, jumlah akhir dari st sama, 11 st.
Hasil Metode 1
Hasil Metode 2
Klaau ditanya metode mana yang termudah, that's up to the rajuters :)
Kalau saya sih lebih prefer metode pertama, sependapat sama Ms. Yolanda Soto Lopez yang bikin video yang gambarnya saya jadikan capture di blog ini.
So, this is the end of today's post :)
Semoga bermanfaat :)
Silahkan comment post ini untuk saling sharing ya :)
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Qf08fjbluH4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar